Training Skill Mahasiswa Program Studi Hukum Tatanegara Fakultas Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan: “Pelatihan Keterampilan Bantuan Hukum”

07 Oktober 2025
K2_ITEM_AUTHOR 

Pekalongan, 6 Oktober 2025 – Program Studi Hukum Tatanegara Fakultas Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Training Skill Mahasiswa dengan tema “Pelatihan Keterampilan Bantuan Hukum”, bertempat di Aula Lantai 4 Fakultas Syariah. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Hukum Tatanegara dengan penuh antusias dan semangat belajar yang tinggi.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Program Studi Hukum Tatanegara, Ahmad Fauzan, M.S.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian penting dari pembekalan mahasiswa menuju profesionalisme hukum.

“Kegiatan seperti ini bukan sekadar teori, tetapi menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memahami realitas hukum yang sesungguhnya. Harapannya, mahasiswa mampu menjadi calon advokat yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas dan berpihak pada keadilan,” ujar Ahmad Fauzan.

Pada sesi pertama, Naufal Sebastian, M.H., Direktur LBH Bantu Sesama, menyampaikan materi bertema “Advokasi dan Bantuan Hukum Struktural”. Sesi ini diawali dengan nonton bareng film berjudul ‘Novum’, yang menggambarkan perjuangan advokat dalam menegakkan keadilan dan membela hak-hak masyarakat kecil. Film ini menjadi pemantik diskusi menarik antara pemateri dan peserta.

Setelah pemutaran film, Naufal menjelaskan secara mendalam konsep advokasi struktural, yaitu bentuk bantuan hukum yang tidak hanya menyentuh aspek individu, tetapi juga menyasar perubahan sistem dan kebijakan yang menimbulkan ketimpangan hukum. Ia juga menekankan pentingnya empati, keberanian, dan kemampuan analisis dalam menjalankan peran advokat.
Diskusi berlangsung hangat dan interaktif — banyak mahasiswa mengajukan pertanyaan serta pendapat kritis. Sebagai bentuk apresiasi, pemateri memberikan hadiah kepada peserta yang aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi tersebut.

Selanjutnya, pada sesi kedua, Slamet Burhanudin, S.H. dari ANQ Law Firm memberikan materi “Advokat di Era Digital dan Bagaimana Cara Menjadi Advokat”. Dalam penjelasannya, beliau memaparkan tantangan dan peluang profesi advokat di tengah transformasi digital. Slamet menjelaskan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pelayanan hukum, sekaligus menekankan aspek etika dan tanggung jawab profesional dalam dunia hukum modern.
Beliau juga menjelaskan tahapan-tahapan menjadi advokat, mulai dari pendidikan hukum, magang, mengikuti pendidikan profesi advokat, hingga pengambilan sumpah di pengadilan tinggi.

 

Kegiatan ini dipandu oleh moderator Mifta Yulistiani, S.H., alumni Fakultas Syariah, yang tampil energik, komunikatif, dan mampu menjaga suasana tetap kondusif serta menyenangkan. Gaya pembawaan moderator yang keren dan interaktif membuat setiap sesi berjalan dinamis dan menarik perhatian peserta.

Acara ditutup dengan sesi dokumentasi bersama narasumber, moderator, dan seluruh peserta. Suasana keakraban dan semangat belajar tampak dari antusiasme mahasiswa yang merasa mendapatkan banyak wawasan baru, baik terkait praktik advokasi maupun tantangan dunia hukum di era digital.

Melalui kegiatan Training Skill Mahasiswa ini, diharapkan mahasiswa Hukum Tatanegara Fakultas Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan semakin siap menjadi generasi hukum yang kompeten, kritis, dan berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan penegakan keadilan.

237 K2_VIEWS
HTN

ALAMAT KAMPUS

Gedung Fakultas Syariah

Jl. Pahlawan, Km. 5 Rowolaku, Kajen, Kabupaten Pekalongan, 51156
This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. - This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. 
Telp: +62285 412575
 
We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree